Tabrakan Beruntun ala 'Tugu Tani' Terjadi di Banda Aceh

Standard

Belum saja lekang dari fikiran kita mengenai tragedi yang terjadi di Tugu Tani, Jakarta pada dua pekan silam yang menewaskan sembilan warga secara tragis, Selasa (7/2) sore kemarin kecelakaan mirip serupa terjadi di Kota Banda Aceh. Kecelakaan yang bak adegan suatu scene film tersebut berlangsung lama akibat sang pengemudi panik dan ingin melarikan diri alias kabur. Menrurut data dan fakta yang dihimpun dari serambinews.com pelaku bernama Muhammad Huzari alias Ayi berumur 18 tahun dan jenis kendaraan yang digunakan saat tragedi berlangsung ialah minibus Avanza dengan nomor plat Polisi BL 726 LC. Berikut sedikit cuplikan potongan cerita kronologis tragedi yang membuat situasi kota Banda Aceh sempat panik sekitar setengah jam yang dikutip dari serambinews.com

Photo: serambinews

Kasus yang membuat panik warga Kota Banda Aceh itu berawal sekitar pukul 16.30 WIB. Sebuah Avanza hitam BL 726 LC yang melaju di Jalan Abdullah Ujong Rimba (kawasan Taman Sari) menabrak sebuah sedan Mitsubishi Lancer yang parkir di pinggir jalan. Sedan terdorong kuat hingga menghantam mibibus Suzuki AVP BK 1888 GO milik Murdi (38) asal Samalanga, Bireuen yang juga parkir di depan sedan.

Si pengemudi Avanza yang akhirnya diketahui bernama Muhammad Huzari alias Ayi (18), warga Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar bukannya berhenti melainkan kabur. Ayi memacu kencang mobilnya ke arah Masjid Raya Baiturrahman, berbelok ke Jalan Muhammad Jam, dan masuk ke jalur sempit dan padat yaitu Jalan T Cut Ali (belakang Masjid Baiturrahman), berbelok ke Jalan Idi, masuk Jalan TA Jalil, belok kanan ke Jalan Tgk Chik Pante Kulu (jalan Perdagangan).

Meski ruas Jalan TA Jalil sampai Tgk Chik Pante Kulu sangat sempit dan padat, namun pengemudi Avanza tetap memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi. Akibatnya, tabrakan tak terhindari.

Di jalur sempit belakang Masjid Raya Baiturrahman, Avanza menghantam sederetan sepeda motor parkir. Para pejalan kaki dan pedagang di pinggir Jalan Tgk Chik Pante Kulu, seperti pedagang kain, penjual sepatu, penjual peci ‘tersapu bersih’.

Warga yang melihat keanehan itu berupaya menghentikan Avanza dengan cara melempar dan menghadang. Namun amukan warga pasar tak membuat pengemudi yang kalap menyerah. Saksi mata menggambarkan, empat penumpang yang ada di dalam mobil, yaitu dua pria dan dua wanita sempat berteriak meminta pengemudi menghentikan aksinya. Juga tak digubris.

Mobil terus melaju tak terkendali hingga ke taman kota (samping masjid). Ternyata di jalur sekitar taman kota sudah dihadang oleh APV yang menjadi korban tabrakan pertama. Polisi juga sudah bergerak. Tak terkecuali dengan masyarakat yang kesal ikut membantu pengejaran.

Perburuan massal tak membuat pengemudi Avanza menyerah. Mobil dipacu ke Jalan Diponegoro dan menerobos jalur terlarang ke Jalan Cut Meutia.

Saat berada di persimpangan Jalan Diponegoro, Avanza menabrak seorang pengemudi sepeda motor bernama Elianur (24) yang sedang membonceng ibunya. Bagian-bagian depan mobil yang ringsek, termasuk bumper mulai berjatuhan ke badan jalan. Pengejaran terus dilakukan.

Avanza terus melaju ke arah Keudah melewati ruas Jalan Cut Meutia (depan Mapolresta Banda Aceh) berbelok ke kanan menaiki jembatan Peunayong-Jalan WR Supratman dan berbelok ke kiri (Jalan Panglima Polem), mengarah ke kanan, Jalan Pocut Baren.

Photo: serambinews

Di Jalan Pocut Baren, Avanza masuk ke ruas jalan samping Methodist (arah Kampung Mulia) dan sempat menabrak dua sepeda motor sebelum akhirnya terjebak dengan jalan buntu.

Pengemudi Avanza masih tetap berusaha melepaskan diri dari jebakan jalan buntu dengan cara memundurkan mobilnya. Tetapi pada saat bersamaan, di belakang sudah dihadang oleh polisi, termasuk mobil APV yang mengejar sejak awal.

Walau sudah terkepung, pengemudi Avanza tetap saja belum memperlihatkan itikad untuk menyerah. Setelah berhasil mundur dan kemudian sudah berbelok ke salah satu jalur, masih saja berusaha kabur dengan menabrak mobil APV, mobil polisi, dan sejumlah kendaraan lainnya di pinggir jalan kawasan Kampung Mulia tersebut. Peringatan polisi agar berhenti tak diindahkan. Termasuk tembakan peringatan.

Polisi terus memepet Avanza sehingga terpojok ke kompleks masjid. Dalam posisi sudah terjepit, pengemudi Avanza tetap berjuang untuk keluar dari jebakan. Polisi yang tak mau ambil risiko melumpuhkan pengemudi Avanza dengan tembakan yang mengenai bagian hidung tembus ke leher. Dan, sekitar pukul 17.00 WIB, aksi yang memunculkan kepanikan warga kota itu pun berakhir.

Sebelum kejadian tabrakan beruntun yang dilakukan tersangka, anak bungsu dari Affan (orangtua Muhammad Huzari alias Ayi) dilaporkan sempat dua hari tidak pulang ke rumahnya. Menurutnya, anak bungsunya itu tergolong berwatak keras. Bila dimintai sesuatu, harus dipenuhi. Jika tidak, maka Ayi akan menghancurkan semua yang ditemukan berada di depannya.

“Lemari di rumah telah hancur dibuatnya. Kami orangtuanya juga tidak bisa berbuat apa-apa. Dia sudah menghilang selama dua hari dari rumah, sebelum kejadian ini. Pada waktu itu, dia beralasan mau pergi ke tempat temannya,” kata Affan.

Dikatakan Ayi, sapaan kecil untuk anaknya itu merupakan putra bungsu dari empat bersaudara. Sejak kelas 3 SD sebut Affan, kejiwaan anaknya itu sudah mulai terganggu. Dan keluarga telah mengobati Ayi ke beberapa tabib yang ada di Banda Aceh dan Aceh Besar.

Polisi saat ini masih memeriksa tiga teman pelaku yang semuanya masih berusia belia. Sementara barang bukti berupa Avanza dan empat mobil yang jadi korban tabrakan lainnya diamankan di Mapoltabes.

Photo: serambinews

Polisi mengamankan penumpang mobil minibus Avanza BL 726 LC untuk dimintai keterangan lebih lanjut

Ilustrasi kronologi kejadian:

Photo: serambinews

Ilustrasi kronologi tabrakan maut

Sumber data dan foto: Serambinews.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s